Oleh : Atep Afia Hidayat - Planet Bumi merupakan ssalah satu bagian yang
kecil dari alam raya, alam semesta, jagat raya, kosmologi atau universe. dan
Indonesia merupakan bagian yang kecil dari Planet Bumi atau dunia. Indonesia merupakan sekumpulan pulau (lebih
dari 17.000) yang terhampar di antara Benua Asia dan Australia, dan di antara
Samudera Pasifik dan Hindia.
Begitu unik posisi Indonesia pada permukaan Planet
Bumi, tepat berada di sekitar garis khatulistiwa, garis fikstif yang membagi
sama belahan bumi dengan arah horijontal. Indonesia berada pada posisi tengah-tengahnya
Planet Bumi ditambah keberadaan hutan tropisnya, maka Indonesia berperan
sebagai “paru-paru-nya” Planet Bumi. Ya, Indonesia adalah gudang oksigennya
Planet Bumi.
Beragam vegetasi menyelimuti permukaan Indonesia.
Vegetasi umumnya berdaun dan memiliki klorofil atau zat hijau daun. Kontribusi
klorofil terhadap kelangsungan kehidupan di Planet Bumi cukup besar. Klorofil
merupakan tempat pembentukan karbohidrat (sumber makanan) dan oksigen, dengan
bahan baku air (yang diambil dari dalam tanah melalui akar) dan karbodioksida
(yang diambil dari atmosfir), dengan menggunakan sumber energi matahari.
Keseluruh rangkaian proses disebut fotosintesis.
Pada mulanya di Planet Bumi tidak ada
kehidupan, hal berlangsung sekitar 1.000 juta tahun. Bumi hanya merupa bola
pijar yang sangat panas, dengan suhu atmosfir yang sangat tinggi. Usia Bumi
diperkirakan telah mencapai 3.000 juta tahun. Sedangkan kehidupan di Bumi
diperkirakan mulai berlangsung 2.000 juta tahun yang lalu. Air memegang peranan
yang sangat penting pada awal kemunculan kehidupan, karena di dasar samudera
mulai terbentuk mahluk sederhana dalam bentuk molekul organik yang mengandung
klorofil.
Melalui klorofil terjadilah proses
fotosintesis yang pertama. Kemudian seiring dengan pertambahan waktu, munculah
tumbuhan berklorofil yang paling sederhana. Secara perlahan namun pasti
konsentrasi karbondioksida di atmosfer terus berkurang, karena dimanfaatkan
klorofil. Di sisi lainnya konsentrasi oksigen pun terus meningkat. Sehingga
kondisi saat ini konsentrasi karbondioksida tinggal 0,03 persen, sedangkan
oksigen 21 persen. Bandingkan dengan kondisi pada saat di Bumi belum ada
kehidupan, karbondioksida mencapai 98 persen, dan oksigen sangat rendah.
Dengan makin meningkatnya kadar oksigen di
atmosfir, maka terbentuklah lapisan ozon. Lapisan ozon menyelimuti Bumi
sehingga sinar matahari yang bergelombang pendek (sinar ultra violet - UV) bisa
dipantulkan kembali ke luar angkasa. Sinar UV berpotensi mematikan beragam
kehidupan di Bumi.
Dengan makin tebalnya lapisan ozon, maka
keberadaan mahluk hidup pun berangsur-angsur berkembang, tidak hanya di dasar
samudera, tetapi juga di seluruh kedalaman perairan, di permukaan laut, daratan
sampai ke puncak pegunungan. Jenis mahluk hidup pun makin beragam, bermula dari
yang ber-sel tunggal sampai yang ber-sel majemuk. Tidak hanya flora saja tetapi
juga fauna, mulai menyebar ke seluruh pelosok permukaan Bumi.
Adanya aktivitas klorofil yang ada pada daun
tumbuhan, menyebabkan permukaan Bumi menjadi kaya oksigen dan suhu Bumi menjadi
rata-rata 13 derajat Celsius. Bayangkan, jika tidak ada tumbuhan maka oksigen
menjadi sangat sedikit, dan suhu permukaan Bumi akan mencapai sekitar 290
derajat Celsius. Tidak ada mahluk hidup yang akan bertahan pada suhu setinggi
itu, sebagaimana di Planet Venus yang memiliki suhu rata-rata 477 derajat
Celsius.
Dari paparan tersebut, menjadi lebih dipahami
betapa pentingnya peran tumbuh-timbuhan dalam keberlangsungan kehidupan di
Bumi. Ternyata tanah Indonesia merupakan tanah yang
paling subur, terdapat beragan tumbuhan atau vegetasi, tersebar mulai dari
dasar samudera, kedalaman lautan, permukaan laut, pesisir, muara, daratan
rendah, dataran menengah, dataran tinggi dampai pegunungan. Tumbuhan, vegetasi
atau flora sebagai gudangnya klorofil lebih terkonsentrasi di ekosistem hutan.
Hutan merupakan tempat berhimpunnya beragam
flora dan fauna. Hutan tropis memiliki keistimewaan tersendiri, antara lain
terdapat cadangan plasma nuftah atau keanekaragaman hayati terkaya di dunia.
Sebenarnya luas daratan Indonesia hanya 1,3 persen dari luas daratan di
permukaan bumi. Namun hutan Indonesia menyimpan 11 persen spesies tumbuhan yang
terdapat di permukaan bumi. Di hutan Indonesia pun terdapat 10 persen spesies
mamalia dan 16 persen spesies burung.
Namun ternyata hutan di Indonesia terus
ditelanjangi. Jika pada tahun 1950, sekitar 84 persen atau sekitar 162 juta
hektar daratan Indonesia diselimuti hutan, kemudian tahun 1985 luas tutupan
hutan tinggal sekitar 119 juta hektar (menyusut 27 persen disbanding tahun
1950). Kemudian pada tahun 1997, World Resource Institue (WRI) mengungkapkan,
bahwa Indonesia telah kehilangan hutan aslinya sebesar 72 persen.
Departemen Kehutanan Republik Indonesia telah
membuat Penetapan Kawasan Hutan, tahun
1950 mencapai 162,0 juta hektar; 1992 mencapai 118,7 juta hektar; 2003
sekitar 110,0 juta hektar; dan 2005 tersisa 93,9 juta. Tahun 2011 ini tentu
lebih menyusut lagi.
Hutan asli atau hutan “perawan” di Indonesia
memang keberadaannya makin langka. Eksploitasi dan penjarahan hutan terjadi
setiap saat, baik secara formal maupun nonformal, legal maupun illegal,
serentak terjadi di seluruh pulau.
Sebenarnya “menelanjangi” hutan adalah langkah
bunuh diri. Tanpa disadarinya manusia telah membuat kehancuran secara permanen,
tidak hanya untuk ekosistem Indonesia, tetapi untuk seluruh Bumi. Penyusutan
luas hutan sama artinya dengan mengurangi jumlah vegetasi secara sistematis.
Dengan demikian gudang-gudang klorofil yang memproduksi oksigen dan menyerap
karbondoiksida itu mulai dilenyapkan.
Ancaman serius pul sulit terhindarkan,
kelangkaan oksigen dan pemanasan global. Saat itu makin terasa, bahwa suhu di
sekitar tempat tinggal kita, di mana pun, umumnya meningkat. Ya, lapisan ozon
yang proses pembentukannya mencapai ribuan juta tahun, terus mengalami
kebocoran. Tak lain akibat sikap dan perilaku milyaran manusia, yang masih
boros dalam memanfaatkan sumberdaya alam, termasuk hutan dan energi fosil.
Oleh sebab itu, jangan biarkan hutan Indonesia
makin “telanjang”, mari bersama-sama menyelamatkan keberadaan vegetasi, hutan
dan Bumi kita. (Atep Afia).
Hutan adalah bagian yang terpenting dari bumi, jantung bumi kita adalah hutan karena semua ekosistem dan berbagai macam makhluk hidup ada dihutan, klo hutan kita telanjang ? bagaimana dengan makhluk-makhluk yang ada didalamnya ? oleh karena itu kita harus menjaga hutan kita dan pemerintah harus tegas dalam melindungi hutan kita agar oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab mendapatkan hukuman yang setimpal dan masyarakat harus sadar bahwa hutan penting bagi manusia dan anak cucu kita
ReplyDeletejika hutan hilang kita tidak bakalan tau mau jadi apa bumi ini selanjutnya , di karna kan sumber kehidupan kita sebagian oleh penghijaun jika utan menghilang penghijauwan dari mana yang kita bisa dapati
ReplyDeletebanyak yang tidak menyadari khususnya masyarakat indonesia didaerah yang mempunyai banyak hutan bahwa tumbuhan atau hutan tersebut memiliki banyak manfaat dalam keberlangsungan hidup manusia. akibatnya hutan-hutan yang ada diindonesia semakin menipis atau telanjang akibat pembalakan liar atau dijadikan lahan. sangat ironis kalau hal ini dibiarkan karena hutan-hutan tidak ada akan semakin dekat dengan akhir zaman dan mengakibatkan terancamnya kekurangan udara bersih. pemerintah dan masyarakat wajib membenahi diri untuk melestarikan alam demi kelangsungan hidup.
ReplyDeleteHutan adalah bagian yang terpenting dari bumi, jantung bumi kita adalah hutan, dan paru” dunia adalah hutan, karena semua ekosistem dan berbagai macam makhluk hidup ada dihutan, klo hutan kita telanjang ? bagaimana dengan makhluk-makhluk yang ada didalamnya ? oleh karena itu kita harus menjaga hutan kita dan pemerintah harus tegas dalam melindungi hutan kita agar oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab. Semaksimal apa yang bisa kita lakukan, lakukan selagi itu positif jangan biarkan hutan kita semakin telanjang.
ReplyDeleteHutan merupakan paru paru dunia. Tanpa hutan, kita semua akan kekurangan oksigen. Hutan memberikan berbagai macam manfaat untuk kita. Sebagai contoh, di daerah jakarta sudah sedikit sekali adanya hutan. Kini semua hanya ada bangunan tinggi, gedung, perumahan dll. Untuk sawah sedikitpun sudah tidak ada. Apalagi hutan, yang banyak mengandung manfaat untuk kita kini sudah tiada. Indoneia itu negara tropis yang memiliki macam variasi flora yang bisa kita manfaatkan termasuk hutan. Saya setuju jika hutan itu bermanfaat untuk kita, namun di balik kita telah memanfaatkan hutan kita juga harus bertanggung jawab terhadap hutan tersebut. Jika kita membutuhkan sebuah kayu jati, lalu kita ambil dari hutan, alangkah baiknya hutan itu kita tanami kembali pohon jati sebagai penggantinya agar juga bermanfaat untuk anak dan cucu kita nanti.
ReplyDeleteHutan adalah paru- paru bumi.dengan adanya hutan kita dapat bertahan hidup sampai saat ini. apabila hutan rusak populasi pun akan menurun. kehidupan kita pun akan serba kekurangan. makhluk hidup memang sangat ketergantungan dengan adanya hutan. apabila hutan kita telajang bagaimana dengan kehidupan kita.oleh karena itu kita jangan biarkan hutan kita telanjang begitu saja. harus kita lindungi dan lestarikan dengan baik.
ReplyDeleteKelangsungan kualitas hidup dan kehidupan makhluk hidup di bumi ini sebenarnya tergantung kepada kondisi hutan Indonesia, dimana hutan Indonesia adalah paru-paru bumi. Jika hutannya saja sudah perlahan "ditelanjangi" oleh manusia itu sendiri, tentu itu akan berdampak pada ekosistem-ekosistem yang ada di dalam hutan tersebut, yaitu flora dan fauna yang perlahan-lahan juga akan semakin punah. Selain itu, jika penjarahan hutan kita semakin liar dilakukan, tentu itu dapat mengurangi kadar oksigen di Indonesia, bahkan di dunia. Jika kadar oksigen berkurang di atmosfer dan kadar karbon dioksida bertambah, lapizan ozon akan perlahan-lahan menipis dan berlobang yang mengakibatkan sinar UV dengan cepatnya masuk ke bumi dan mematikan kehidupan makhluk hidup secara "halus", itulah penyebab dari adanya efek rumah kaca. Jadi, sebaiknya kita manusia hendaknya melestarikan hutan kita, tidak melakukan penjarahan liar terhadap hutan, serta isinya (flora dan faunanya), dan akan lebih baiknya menggunakan sistem tebang pilih apabila ingin melakukan penebangan di hutan kita ini, dimana menurut saya itu akan menjadi lebih baik.
ReplyDeleteHutan adalah paru-paru bumi, yang dimana seperti halnya paru-paru yang memberikan kehidupan atau bisa disebut sebagai penggerak kehidupan pada manusia, begitu juga hutan, hutan adalah sumber kehidupan bumi, karena pohon-pohon yang terdapat di hutan sangat berpengaruh terhadap kelngsungan kehidupan di bumi, karena pohon itu mebghasilkan oksigen untuk sluruh makhluk hidup, hutan tidak boleh ditebang sembarangan, andai di tebang sebaiknya adalah pohon yang tidak produktif lagi, dan harusnya setelah di tebang langsung di reboisasi dengan metode yang sesingkat-singkatnya.
ReplyDeleteHutan mempunyai peran yang sangat penting bagi kelangsungan makhluk hidup. Jika kita tidak menghargai hutan dengan menelanjanginya maka sama saja kita tidak menghargai hidup kita sendiri, karena apabila hutan di bumi habis, maka habis pula kehidupan di bumi. Manfaat hutan memang banyak sekali, selain sebagai paru-paru dunia. Bukannya salah kita memanfaatkan hutan untuk kebutuhan kita, seperti untuk mfurniture dan sebagainya. Namun tentu saja dengan cara yang tepat dan sesuai, seperti menggunakan sistem tebang pilih dan lainnya bukan dengan pembakaran hutan secara luas.
ReplyDeletePada dasarnya semua hutan bagaimanapun bentuk dan jenisnya tetap sama karena semuanya mempengaruhi keseimbangan alam dan lingkungan, Hanya saja kita membaginya untuk mengetahui fungsi dan manfaat secara jelas dan nyata. Kita tahu bahwa dihutan itu banyak tumbuhan yang secara langsung memasok oksigen bagi kehidupan seluruh makhluk hidup dimuka bumi ini, kita tahu pula bahwa oksigen itu merupakan udara yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup termasuk kita, kita semua tergantung pada hutan,hutan pun bisa menyerap Karbondioksida (CO2 ) sehingga susunan gas didalam atmosfer tetap seimbang, jika hutan dibakar atau ditebang karbondioksida itu tidak akan terserap hingga akan mengakibatkan perubahan iklim didunia ini menjadi panas, kita secara tidak langsung telah merasakn perubahancuaca dikota-kota besar dan terasa udaranya sangat panas
ReplyDeleteSering kali kita melihat hutan baik itu yang masih segar ataupun sisa-sisa perambahan disekitar kita ataupun kita sengaja pergi untuk melepaskan penat kita, dan kita selalu pergi kemana yang ada banyak pohon, tumbuh-tumbuhan dll. Kita pergi ketempat yang seprti itu agar kita bisa merasakan kesegaran udaranya, ketenangan suasananya, hingga membuat kita melupakan segala bentuk keletihan pada diri kita. Oleh karena itu kita sebagai insan yang menempati bumi ini harus menjaganya secara serta melakukan tindakan yang berguna bagi kelangsungan hidup manusia di bumi, salah satunya dengan memberantas atau mencegah orang yang melakukan penebangan secara liar yang tidak mempunyai ijin dan ilegal.
Seperti yang kita tau bahwa hutan sangat bermanfaat bagi bumi, karena jika tidak ada hutan maka tidak ada oksigen, tidak ada oksigen maka tidak ada kehidupan. Jadi sebagai makhluk bumi sendiri seharusnya kita melestarikan hutan, melakukan reboisasi, serta tidak menebang pohon sembarangan.
ReplyDeleteHutan sebagai paru-paru bumi mempunyai peran penting untuk kelangsungan hidup makhluk hidup. Jika menelanjangi dunia dengan menggunduli bumi itu sama saja menghentikan generasi penerus kita. Kita sebagai makhluk hidup seharusnya sadar betapa pentingnya hutan bagi dunia ini. Kita bisa melestarikan hutan dengan menghentikan pembakaran hutan dan melakukan tebang pilih.
ReplyDeleteDibumi hutan adalah sumber kehidupan bagi semua mahluk hidup, dan apabila hutan dihabiskan, tidak ada yg bisa bayangkan bagaimana jadinya kita nanti, hutan dibumi adalah sumber dari segalanya, mulai dari mahluk hidup, tumbuhan dan yang lainnya, banyak kebanyakan manusia tidak mementingkan kelangsungan hutan, asal tebang, asal bakar dan yang lainnya itulah yg dilakukan umat manusia yg tidak mau bertanggung jawab, mulailah merubah sikap seperti itu, mulailah mementingkan orang lain, sehingga hutan kita selalu tetap ada, dan bumi kita semakin nyaman.
ReplyDeletesuka miris jika melihat pembukaan lahan untuk kelapa sawit di hutan hutan sumatera , kalimantan , setiap hari pasti saja di temukan titik api .. lalu siapa yang patut disalhkan ?? seakan orang orang yang berteriak hentikan pembukaan lahan tidak ada artinya.. lalu apa yang di lakukan para petinggi negeri ?? hampir dari mereka berkuasa adalah orang yang bercampur tangan dalam pembukaan lahan , dengan apa mereka membuka lahan ?? di BAKAR bukan hanya hutan yang rusak , tapi atmosfer,manusia dan lain lain .. hukum tumpul keatas tapi runcing kebawah
ReplyDeletehutan adalah hal yang terpenting untuk semua mahkluk hidup hutan adalah jantung dan paru-paru bumi bagi semua mahluk hidup,tetapi kenapa masih banyak yang tidak akan mengerti manfaat hutan,masih banyak saja penggundulan hutan dan pembakaran hutan hanya semata-mata ingin membuat gedung dan lahan pabrik,lalu kalau sudah terjadi siapa yang harus di salahkan,dinegara kita ini hukum bisa di beli dan peraturan untuk di langgar ..
ReplyDeleteHutan sangat berperan penting untuk masa depan bumi ini, jadi udah kewajiban kita sebagai manusia untuk menjagannya. merusak (membakar) hutan demi uang sama halnya denan menjual masa depan anak cucu kita. Tanpa hutan bagaimana nasip mereka.
ReplyDeleteso, jagalah hutan untuk generasi setelah kita.
hutan tempat berkumpulnya flora dan fauna, hutan juga bisa dikatakan sebagai paru-paru bumi. banyak sekali manfaaat dari hutan apabila kita menjaga dan melestarikannya
ReplyDeleteHutan merupakan paru - paru dibumi. Hutan sangan penting untuk menseimbangkan bumi ini. Tetapi banyak sekali manusia yang hanya mementinglan dirinya sendiri dan tidak berfikir panjang tentang dampak dikemudian hari. Sebaiknya kita lebih dapat menjaga dan melestarikannya.
ReplyDeleteSaya setuju jangan biarkan hutan yang ada di sekitar kita jangan biarkan gundul kita harus merawatnya karena hutan adalah paru-paru dunia yang harus kita jaga dan kita rawat
ReplyDeleteYang jadi permasalahan saat ini ialah keberadaan hutan yang tampaknya bahkan sudah tertutup oleh gedung-gedung menjulang atau industri-industri yang seakan 'melupakan' bahwa keberadaan hutan itu penting.. Lapisan ozon yang semakin menipis juga menjadi sebab panasanya bumi saat ini karna tidak ada lagi lahan terbuka hijau yang bisa digunakan untuk berfotosintesis. Kesimpulannya, bagaimanakah caranya kita membangun kembali hutan-hutan di Indonesia agar paru-paru dunia tidak lagi disebut 'langka'.
ReplyDeleteMemang terasa menyedihkan melihat kenyataan yang ada, Indonesia yang dulunya bagai "zambrut khatulistiwa" sekarang telah rusak. Bisa kita lihat dan dengar berita setiap musim kemarau pasti ada saja kebakaran hutan/lahan yang sengaja dilakukan oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab. Lalu bagaimana mengatasinya??
ReplyDeletePerlu peranan yang harmonis antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan serta masyarakat sendiri sebagai pengawas dan pelaksana. Keduanya memberikan andil besar atas apa yang terjadi saat ini. Kita bisa memulainya dengan hal kecil seperti menanam pohon dipekarangan rumah selain sebagai hiasan juga sebagai sumber oksigen.
Hutan merupakan salah satu titipaj tuhan yang harus kita jaga sebaik mungkin.memang benar jika di ibaratkan hutan itu paru-paru dunia,seperti yang kita tahu bagaimana pentingnya fungsi paru-paru tersebut.ya sama seperti pentingnya fungsi hutan bagi bumi kita.apabila hutan tersebut sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya,apakah masih bisa kita mendapatkan hidup sehat seperti yang kita semua idam-idamkan?semuanya terjadi hanya karena kurang nya kesadaran manusia terhadap akibat yang mereka perbuat.
ReplyDeleteSedemikian pentingnya arti hutan bagi kehidupan di bumi, seharusnya manusia wajib menjaga dan melestarikan hutan, bukan malah mengambil keuntungan dari hutan dengan cara merusaknya. Kondisi hutan di Indonesia saat ini sangatlah memprihatinkan, dimana persentase kerusakan hutan lebih tinggi dari pada persentase pelestarian hutan.
ReplyDeleteHutan merupakan sumber kehidupan yang juga berfungsi sebagai pelindung bagi makluk hidup yang ada di dalamnya maupun disekitarnya.
tgas e maksudnya apa
ReplyDeleteilmu didunia semakin canggih ,udah lama besi bisa melayang berjamjam diudara dan dilaut . tapi apakah mungkin penggunaan tumbuhan utk menjaga pemanasan global bisa digantikan dengan kberadaan ilmu , contohnya alat untuk menghasilkan oksigen buatan tanpa bantuan tanaman ber klorofil ,sehingga pemanasan global tidak terjadi hanya karna hutan nya telanjang
ReplyDeletePerkembangan teknologi sudah semakin pesat sebagian orang memanfaatkan nya tidak memfikirkan efek negatif nya, contohnya penebangan liar Pada kayu jati yang di jual karna harga nya yang mahal,tapi tidak memirkirkan akibatnya.
ReplyDeletesaya setuju jangan biarkan hutan telanjang... tapi untuk yang indonesia sebagai paru paru bumi sepertinya untuk saat ini sudah sedikit berubah.. mudah mudahan indonesia bisa kembali hijau lagi..
ReplyDeleteapapun yang berada di bumi kita harus kita jaga....
ReplyDeletebukankah manusia di turunkan ke bumi menjadi khalifah untuk merawat, menjaga, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan di dalamnya
Sangat disayangkan bahwa luas hutan di indonesia berkurang drastis, mungkin semua itu terjadi karena tidak adanya kesadaran dari masyarakat tentang penting nya hutan. Hutan semakin tergerus karena keserakahan manusia... Menebang tanpa menanam kembali,pembakaran hutan untuk lahan pertanian,dan banyak lagi yg lainnya. Pengawasan hutan pun seharusnya lebih diperketat agar tidak ada lagi penebangan liar.. Dan upaya reboisasi harus disosialisasikan lebih luas lagi agar semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam program reboisasi ini... Dan diharapkan di bangun lebih banyak lagi ruang terbuka hijau di pusat pusat kota agar bsa terasa lebih sejuk.
ReplyDeletesemua kembali ke pribadi manusia itu sendiri , jika ingin hidup sehat tanam pohon jika ingin mati tebang pohon .
ReplyDeletehutan sangatlah besar manfaatnya bagi penyeimbang di kehidupan ini,selain itu hutan adalah paru-paru dunia,,dan sebagai habitat berbagai jenis spesies,,sangat disayangkan di Indonesia sangat luas memiliki hutan,tapi saat ini sudah banyak yang gundul akibat pembukaan lahan pertanian,lahan perumahan,dll
ReplyDeleteSalah satu dampak besar terjadinya bencana adalah hutan telanjang atau hutan gundul,manusia yang kurang kesadaranya mungkin tak kenal dengan namanya bencana,maka dari itu kesadaran dirilah salah satu kunci penting dalam menghadapinya..
ReplyDeleteSeharusnya, kita mulai berbenah dan sadar dari sekarang akan pentingnya menjaga hutan bagi kelangsungan hidup kita, tidak harus menunggu pemanasan global dan perubahan iklim melanda negeri kita.
ReplyDeleteakibat yang di sebabkan dari HILANGNYA HUTAN ialah, saat musim kemarau terjadinya kekeringan sumber air, tetapi disaat hujan terjadilah banjir yang cukup besar
ReplyDeleteKegundulan hutan mengakibatkan banyak bencana yang merugikan banyak pihak oleh karena itu perlu adanya program penghijauan untuk menanggulangi pemanasan global
ReplyDeleteHutan mempunyai peran yang sangat penting bagi kelangsungan makhluk hidup karna hutan berfungsi sebagai paru-paru bumi. Maka jaga lah Hutan kita , jangan biarkan hutan kita telanjang..
ReplyDeleteHutan adalah paru2 bumi apabila hutan kita gundul maka kadar oksigen di muka bumi akan berkurang.sehingga kita harus menjaga nya.dengan melestarikan maupun reboisasi.
ReplyDeleteJangankan hutan, pohon pohon yang disekelilingi kita jika ditebang atau dikurangi efeknya tidak rindang/ terasa panas. Dan apabila hutan kita ditebang maka cuaca akan terasa semakin panas, kurangnya oksigen dan tidak ada yang bisa menyerap gas gas beracun. reboisasi atau penanaman hutan adalah langkah yang harus terus dilakukan agar dunia tetap masih bisa menghirup oksigen yang ada. selain itu flora dan fauna yang ada dihutan haruslah kita lestarikan.
ReplyDeletehutan adalah paru paru bumi yg perlu kita lestarikan dan kita jaga..
ReplyDeletekarena belajarlah mulai skarang menanam 1000 pohon untuk anak cucu kita..
kehidupan makhluk hidup di bumi ini sebenarnya tergantung kepada kondisi hutan Indonesia, dimana hutan Indonesia adalah paru-paru bumi. Jika hutannya saja sudah perlahan "ditelanjangi" oleh manusia itu sendiri, tentu itu akan berdampak pada ekosistem-ekosistem yang ada di dalam hutan tersebut, yaitu flora dan fauna yang perlahan-lahan juga akan semakin punah. Selain itu, jika penjarahan hutan kita semakin liar dilakukan, tentu itu dapat mengurangi kadar oksigen di Indonesia, bahkan di dunia. Jika kadar oksigen berkurang di atmosfer dan kadar karbon dioksida bertambah, lapizan ozon akan perlahan-lahan menipis dan berlobang yang mengakibatkan sinar UV dengan cepatnya masuk ke bumi dan mematikan kehidupan makhluk hidup secara "halus",
ReplyDeleteKurangnya perhatian kesadaran dari masyarakat ataupun pemerintah menyebabkan kita kecolongan dari para pencuri ataupun para penebang liar yang menyebabkan hutan di Indonesia menjadi berkurang,padahal hutan Indonesia ini adalah paru-paru dunia yang harus kita jaga dan kita lestarikan untuk kehidupan yang akan datang
ReplyDeleteHUTAN adalah alam yang harus diprhatikan,banyak sekali masyarakan yg akhir-akhir ini tidah mempedulikan bahkan banyak sekali yg belum tahu betapa pentingnya fungsi dari hutan? disaat panas yg sekarang terjadi mungkin belum kelihatan fungsi dari hutan itu sendiri tapi kalo musim hujan datang barulah apa yg dirasakan masyarakat bahwa pentingnya hutan tersebut. jadi mulailah dari diri sendiri sadar akan fungsi hutan itu.
ReplyDeletePelestarian hutan Perlu dan Harus secapatnya dilaksanakan. Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air.
ReplyDeleteAlih fungsi hutan menjadi lahan pertanian semakin merebak karena untuk usaha pertanian bergeser dari lahan subur yang terus berkurang ke lahan marginal yang kurang subur (hutan), demikian pula penebangan hutan tak terkendali untuk memenuhi kebutuhan kayu baik untuk bahan bagunan, bahan perkakas rumah tangga, maupun untuk bahan bakar. Kita bisa menghitung berapa volume kayu untuk semua kebutuhan tadi, dan berapa dari luar Jawa yang masuk, dan berapa yang dihasilkan oleh Perhutani, maka akan tidak seimbang, sehingga kekurangan itu berasal dari hutan di sekitar kita sendiri, yang seharusnya kita lestarikan dan kita jaga bersama.
Upaya yang perlu dilakukan untuk melestarikan hutan:
1. Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
2. Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
3. Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
4. Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
5. Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan.
Hutan adalah paru2 bumi apabila hutan kita gundul maka kadar oksigen di muka bumi akan berkurang.sehingga kita harus menjaga nya.dengan melestarikan maupun reboisasi.
ReplyDelete@M17-IKRAMAN (Muhammad Ikraman Haidar)
ReplyDeleteDampak yang disebabkan Jika Huntal menjadi Gundul sangat lah berbahaya, salah satu contohnya Longsor. jika longsor yang terjadi di dekat pemukiman warga, dapat menyebabkan kerugian bahkan kematian. maka dari itu kita harus menjaga hutan kita agar tetap lestari. dan dapat kita nikmati dalam jangka yang panjang